Entri-entri yang memiliki Tag ‘masa depan’
Hukum Gak Yah…?
Ditulis oleh halexblue pada 16 May, 2008 – 2:47 am -Gue baru sadar, ada banyak hal yang belum gue ketahui mengenai dunia perkuliahan. Baru kemarin malam gue chatting ma anak Magister Hukum Bisnis UGM.Dari pembicaraan kita, ada banyak hal yang berbeda dengan apa yang gue harapkan.
Menurut om gue, Hukum UGM adalah yang terbaik. Tapi menurut Mas Dimas, lulusan Hukum UI lebih diminati di Jakarta sana. Hmm, gapapa sih soalnya gue emang gak mau jadi pengacara, kan ada ‘kutukan eyang’. Lebih lanjut lagi, Mas Dimas ngasih tau bahwa mata kuliah Bahasa Belanda yang sangat gue tunggu-tunggu ternyata cuman 1 SKS dan ‘gak penting banget, ujian boleh buka kamus’. Wah. Tambah keheul lagi waktu Mas Dimas konfirmasi bahwa di UGM gak ada Hukum Publik Internasional dan gak ada mata kuliah Bahasa Perancis.
Ya, gue tau. Masa hanya karena mata kuliah yang gue pengenin gak ada atau gak sesuai ekspektasi gue gue mundur dari Hukum. Emang gak boleh gitu. Tapi mata kuliah Bahasa Belanda tuh motivator gue masuk Hukum…
Tambah pusing lagi waktu gue sadari bahwa pemilihan konsentrasi tuh gak sesuai bayangan gue. Gue udah menetapkan hati gak mau masuk Hukum Perdata, maunya masuk Hukum Internasional. Tapi Mas Dimas mengakui kalau Hukum Internasional UI lebih kedengeran dan bahkan bilang kalau Hukum Perdata UGM masih numero uno di Indonesia.
nah kalo mau jadi notaris konsentrasinya waktu s1 ambil hukum perdata. Daku s1nya juga hukum perdata dan hukum perdata masi no 1 di indonesia. maksudnya hukum perdata ugm
Menurut Mas Dimas, kalau mau jadi konsultan kudu pilih dulu, mau jadi konsultan apa.
“kalo haki, pasar modal ya s1nya ambil hukum bisnis, eh hukum dagang.”
Tapi walau bagaimanapun gue gak bisa dipaksa suka sama UI. Gue suka UGM, cinta Yogya, sayang Jawa. Hehe, gue tau alasan gue gak mau masuk UI dan lebih milih UGM terdengar absurd atau malah kekanak-kanakan, tapi gue pikir kalau suasana hati senang, tentu hasil kuliah akan optimal.
Masih ada kurang lebih tiga minggu sebelum pengumuman UTUL UGM. Gue butuh konsultasi dulu deh sama om gue dan Mas Dimas lagi.
Hhh… ya Allah, berikanlah kemantapan hati masuk Hukum UGM dan jadikanlah Hukum UGM jalan hidup terbaikku,
-ayo masuk Hukum UGM!!-

