Hari Pertama di Kosan
Ditulis oleh halexblue pada July 1, 2008Hari ini hari pertama gue nginep di kosan gue, di Jalan Kaliurang Kilometer 4,5, Gang Megatruh Gang Gayamsari II rumah F6, kosannya Pade Ngadio. Degdegan, pertama kalinya gue hidup di daerah yang terpisah jarak lebih dari 440 kilometer dari orangtua gue… jadi sedih..
Cepatnya Registrasi UGM
Ditulis oleh halexblue pada June 26, 2008
Hari Senin (23 Juni) yang lalu gue ke Grha Sabha Pramana UGM buat registrasi. Menurut sepupu gue, Mas Anda, registrasi UGM bisa memakan waktu yang amat lama. Pengalaman dia, dia datang jam 6 dan baru selesai jam 16. Wah. Berbekal wejangan-wejangan pade dan bude, gue berangkat bareng bokap ke GSP untuk menunaikan kerja suci mendaftarkan diri sebagai mahasiswa hukum UGM. Huehuehue,,, lebaaaii…
Ayo ke Jogja!
Ditulis oleh halexblue pada June 24, 2008Karena saudara gue ada yang kawinan dan gue mesti registrasi di Universitas Gadjah Mada, gue berangkat ke Yogyakarta dari Bogor naik Argo Dwipangga (bahasa Jawa Kuno, artinya Gunung Dua Gajah) pada Jumat, 20 Juni. Kakak dan ibu gue duduk sebelahan sementara gue duduk di sebelah orang lain. Dari pembicaraan-pembicaraan orang lain itu (marilah kita sebut saja, Mr X), gue menyimpulkan kalau Mr X itu kuliah di UGM dan sekarang sedang persiapan KKN. Mr X ngomong pake bahasa Jawa ngoko, jadi gue pikir dia orang Jawa. Tadinya gue mau ngajak ngoborol Mr X, tapi gue langsung ilfil setelah melihat bahasa tubuh dia selama dia ngobrol di telepon. Mirip si Rashit. Mi? Lu gak baca artikel ini kan? Heheee, kalo baca, maaf ya…
Sepanjang perjalanan, gue terpesona dengan indahnya pemandangan yang dilalui selama kurang lebih 9 jam (molor, mestinya 7 jam karena tertahan di Stasiun Cirebon). Mulai memasuki Jawa Tengah, sawah-sawah perlahan digantikan oleh ladang-ladang tebu, bawang merah, tembakau, hutan jati, cabe, dll. Wah, kesannya damai banget, deh. Gue jadi berhasrat bersepeda di sepanjang jalan pedesaan di Jawa Tengah.
Bikin Puding Pake “Gong”
Ditulis oleh halexblue pada June 18, 2008Hehe, sebenarnya ini bukan foto puding gue, tapi berhubung kameranya lagi dibawa bokap ke pekalongan. Jadi gue nyolong gambarnya Bu Ria yang punya blog yang isinya resep gitu. Makasih ya, Bu. Maaf, gak izin-izin dulu… hehehe,,
Gue baru selesai masak puding ketiga gue. Hehehe,, puding pertama dan kedua gue gagal. Yang pertama kemanisan banget, yang kedua kekerasan. Jadi pengen ketawa lagi nih, kalo inget kebodohan gue saat memasak puding yang kerasnya hampir sekeras batu. Jadi ceritanya gini; gue baca resep puding di buku resep nyokap. Disarankan menggunakan 700 ml air/susu. Gue pengen yang agak keras, jadi gue berencana nambahin sedikit susu aja. Gue pake susu UHT yang plain yang gue pikir isinya 500 ml. Gak taunya cuman 125 ml. Hasil akhirnya, segelas puding susu yang keras parah. Gak bisa dimakan karena bahkan sendok gue pun gak hampir mampu menembus tu puding. Waktu itu gue tercabik, antara ingin meratapi kegagalan gue dan ingin menertawakan kebodohan tingkat tinggi yang telah gue lakukan…
Hore! Gue Lulus SMA!!
Ditulis oleh halexblue pada June 16, 2008Hari ini gue ke smansa pake baju batik buat liat hasil UN gue. Gue pake baju batik (tadinya mau putih-abu), disebabkan oleh SMS tidak bertanggung jawab yang hanya berisi kebohongan belaka yang disebarkan oleh dua oknum di smansa. Demi masa depan mereka, namanya gak gue sebut.
bsk pngmbln srt klulusan,dhruskan mbwa krtu psrta Uan & mmkai srgam btik, krn akn d liput oleh metrotv. Sebarkn.
Sebenarnya gue udah curiga, SMS berantai kayak gini baru boleh kita percaya kalau ada tandatangannya. Siapa kek, misalnya ‘dari ketua OSIS’, atau ‘FSBPP’. Tapi berhubung setelah gue telpon titie dia bilang semua anak pake batik di sekolah, gue berangkat pake batik lengkap dengan kartu peserta UN gue. Kenyataannya, ternyata itu cuman SMS hoax. Bete.
Diposkan pada berita penting, keberhasilan, keluh kesah, smansa, un 2008 | 14 Komentar »
Kocaknya Nonton “Kung Fu Panda”
Ditulis oleh halexblue pada June 16, 2008
| Title | Content |
|---|---|
| Movie: | Kung Fu Panda |
| Directors: | Mark Osborne John Stevenson |
| Release Date: | 6 June 2008 (USA) / Other Countries |
| Genre: | Animation | Action | Comedy | Family |
| Tagline: | Prepare for awesomeness. |
| Runtime: | 92 |
| Awards: | 1 nomination |
| Cast: | Jack Black, Dustin Hoffman, Angelina Jolie, Ian McShane, Jackie Chan … |
|
Powered by IMDB Tag
|
Setelah pembagian Surat Keterangan Kelulusan sementara, gue pergi nonton Kung Fu Panda yang menurut rekomendasi Gumi ‘amat sangat lucu’. Oke, berdelapan kami cabut ke Ekalokasari Plaza.
Sudah suratan takdir, deret yang mampu menampung kami berdelapan hanya tersisa di deret M, N, dan O: tiga deret terdepan. Dengan sedikit berat hati, kami capcuy nonton di deret ketiga dari depan.
Kekecewaan akibat harus mendongak selama kurang lebih satu setengah jam terobati hanya dalam sepuluh menit pertama kami nonton Kung Fu Panda. Benar kata Gumi, kocak parah.. Hehe,,, gue puas banget. Bakal lebih puas kalau nontonnya gak di deret M sih sebenarnya…
Ulasan “Sumpah Pocong di Sekolah”
Ditulis oleh halexblue pada June 15, 2008
Kemarin, gue dan teman-teman sekelas nonton Sumpah Pocong di Sekolah. Minggu depan gue udah di Yogya, jadi kapan lagi bisa menghabiskan waktu bersama teman-teman kayak gitu? Pertanyaannya sekarang, kenapa mesti Sumpah Pocong di Sekolah, kenapa gak film lain yang judulnya lebih bermutu dan ‘mengundang’? Karena pilihan film lainnya adalah Shutter (udah pernah nonton), Pulau Hantu 2 (judulnya lebih engga banget), dan Mengaku Rasul: Sesat (lagi gak pengen nonton film gituan… mirip ayat-ayat cinta lagi posternya)
Buku Tahunan Smansa 07/08
Ditulis oleh halexblue pada June 14, 2008
Hari ini untuk pertama kalinya gue pake baju seragam SMA gue lagi setelah dipensiunkan selama kurang lebih sebulan. Hehehe,,, sejak ongkos angkot naik, gue jadi males pake baju seragam; suka diremehin sama tukang angkotnya. Tentu saja, gue pake baju seragam ini bukan karena sukarela, melainkan karena terpaksa: pembagian buku tahunan.
Apakah Gue Gila Hormat?
Ditulis oleh halexblue pada June 13, 2008Apakah gue gila hormat? Pertanyaan ini terus menalu benak gue dua hari yang lalu. Kejadiannya dimulai saat gue beli pulsa. Gue masuk ke dalam toko dan duduk, menunggu dilayani. Kebetulan masih banyak pelanggan lain yang juga sedang membeli pulsa. Beberapa saat setelah gue duduk, masuk segerombol keluarga ke dalam toko dan duduk di sebelah gue. Tak lama, dua orang pengunjung selesai dilayani. Dua orang pramuniaga yang tadi melayani dua pengunjung itu sekarang bebas. Gue pikir mestinya gue yang dilayani dong, sekarang. Ya gak sih? Ternyata engga. Salah seorang pramuniaga bergegas melayani keluarga yang duduk di sebelah gue yang padahal datang sesudah gue. Seorang lagi duduk di pinggir, merokok.
Gue tunggu beberapa saat, akhirnya gue panggil, “Mas, mau beli pulsa.”
Mas-masnya berdiri dan mengambil buku catatan dan melemparkan buku itu di atas meja layan sambil terus merokok dan berkata, “Isi nomor hape lu di situ.”
Anj*ng. Gue gak terima digituin. Gue berkata dengan dingin, “Anda tidak perlu bersikap seperti itu. Kalau Anda tidak mau melayani saya, ya gak usah. Saya gak jadi beli. Makasih.”
Gue kesel sama pramuniaga yang gak sopan kayak dia. Apakah ini menunjukkan kalau gue gila hormat? Atau apakah sikap gue normal? Gue gak suka pramuniaga yang melayani sambil malas-malasan. Gue gak suka pramuniaga yang mukanya datar dan ketus. Apa susahnya sih senyum? Temen-temen gue bilang gue harus mengerti keadaan pramuniaga itu. “Lu juga pasti cape, qi kalo disuruh senyum terus dari pagi.”
Loh, menurut gue argumen seperti itu gak punya dasar. Kalau Anda gak mampu senyum ke setiap pelanggan Anda, ya jangan jadi pramuniaga dong. Itu yang dinamakan risiko kerja.
Andaikata gue disambut dengan senyum, pasti gue senang belanja di situ, kan? Restoran A&W, misalnya. Pramuniaga mereka dilatih untuk menyambut pelanggan yang datang. Bahkan mereka mengucapkan selamat jalan pada pelanggan yang sudah selesai makan. Itu yang dinamakan taktik berwirausaha. Taktik meraih pelanggan sebanyak-banyaknya dengan memberikan layanan yang terbaik. Sekarang, apakah gue gila hormat?
Ada Kekosongan dalam Benak Gue.
Ditulis oleh halexblue pada June 13, 2008
Ah! Gue benci perasaan ini. Sumpah, gue benci banget mengenang masa lalu yang bikin kita gak bisa menatap masa depan.
Dari tadi, gue hanya duduk di depan komputer, tangan di atas papan ketik. Mata menatap layar. Sungguh, ada banyak pikiran di dalam otak. Tapi gak ada satu pun yang bisa gue alirkan ke luar dalam bentuk rangkaian kata.


